The First Experience In Pare
Seperti sebuah mimpi melakukan perjalanan ke Pare, Kediri. Siapa seseorang yang tak ingin berkunjung ke kampung Inggris ini. Pare yang terkenal dengan pusat belajar Bahasa Asing murah, efisien, dan efektif. Terdapat kurang lebih 170 lembaga bimbingan belajar ada di Pare dengan program 2 minggu, 1 bulan, 2 bulan, 3 bulan, sampai 6 bulan. dan terutama dikunjungi ketika musim liburan Semester tiba. Saya dan bersama teman-teman IKABIM (Ikatan Keluarga Bidikmisi) STAIN Jurai Siwo telah melakukan perjalanan ke Pare dengan keberangkatan pada hari sabtu, 24 Januari 2015. Sampai di Kota Pare Minggu malam walaupun sedikit molor dari jam yang telah ditetapkan mengingat banyak teman yang mabuk berkendara.
Malamnya ketika tiba disana dengan suasana hening hanya terdengar hembusan semilir angin malam, Dengan wajah yang lusuh, muka muram, nyawa yang belum terkumpul karena tidur di mobil dan merasa kelelahan selama perjalanan kita berjalan menenteng barang bawaan kita menuju masing-masing camp kita. Uhhh.. Capeknya..
Malamnya ketika tiba disana dengan suasana hening hanya terdengar hembusan semilir angin malam, Dengan wajah yang lusuh, muka muram, nyawa yang belum terkumpul karena tidur di mobil dan merasa kelelahan selama perjalanan kita berjalan menenteng barang bawaan kita menuju masing-masing camp kita. Uhhh.. Capeknya..
Paginya, tepat dihari senin kita begitu asing dengan keadaan dan lingkungan disana, yang berbeda dengan kehidupan kita selama di kota Metro. Dengan suasana semua orang berbicara dengan menggunakan bahasa asing.
| Foto Pengurus Bidikmisi STAIN Metro Lampung dengan Tutor dan Turisma Travel dalam acara Opening |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar