Minggu, 03 Maret 2024

The First Experience In Pare


Seperti sebuah mimpi melakukan perjalanan ke Pare, Kediri. Siapa seseorang yang tak ingin berkunjung ke kampung Inggris ini. Pare yang terkenal dengan pusat belajar Bahasa Asing murah, efisien, dan efektif.  Terdapat kurang lebih 170 lembaga bimbingan belajar ada di Pare dengan program 2 minggu, 1 bulan, 2 bulan, 3 bulan, sampai 6 bulan. dan terutama dikunjungi ketika musim liburan Semester tiba. Saya dan bersama teman-teman IKABIM (Ikatan Keluarga Bidikmisi) STAIN Jurai Siwo telah melakukan perjalanan ke Pare dengan keberangkatan pada hari sabtu, 24 Januari 2015. Sampai di Kota Pare Minggu malam walaupun sedikit molor dari jam yang telah ditetapkan mengingat banyak teman yang mabuk berkendara.

Malamnya ketika tiba disana dengan suasana hening hanya terdengar hembusan semilir angin malam, Dengan wajah yang lusuh, muka muram, nyawa yang belum terkumpul karena tidur di mobil dan merasa kelelahan selama perjalanan kita berjalan menenteng barang bawaan kita menuju masing-masing camp kita. Uhhh.. Capeknya..

Paginya, tepat dihari senin kita begitu asing dengan keadaan dan lingkungan disana, yang berbeda dengan kehidupan kita selama di kota Metro. Dengan suasana semua orang berbicara dengan menggunakan bahasa asing. 

Foto Pengurus Bidikmisi STAIN Metro Lampung
dengan Tutor dan Turisma Travel dalam acara Opening


Dihari pertama disana, kami belum melaksanakan pembelajaran. Namun pengenalan terhadap lingkungan di sekitar Pare. Mulai menyewa sepeda dan mengunjungi Taman kota pare dan Masjid Agung An-Nur Pare. keesokan harinya kita dari 80 Mahasiswa bidikmisi terbagi menjadi 4 kelas untuk placement test. Tepat dihari Rabunya kita sudah memulai kelas kursus kita masing-masing. Selama dua minggu kita belajar bersama setiap harinya 6 kali belajar meliputi morning class, kelas di Elfast (dengan empat pelajaran) dan night class susah senang, tangis tawa. Jadi tau keburukan teman-teman, seperti suka bolos kalau belajar, tidur di kelas.



Sabtu, 18 April 2020

Mars PMII versi Arab 
هَهُنَاذَانَحْنُ اِنْدُوْنِيْسِيَا
فِى وَحْدِالصَّفِّ وَنَفْسِ الْجِهَةْ
دَافَعْنَاالْأُمَةْ نُقِيْمُ الدِّيْنَ
قَبَضْنَاالْأيَادِى ذَهَبْنَاإِلَى الْأَمَامِ
قَدْنَفِذْنَاعَهْدُنَاالْمُظْلِمْ
وَقَدْاِنْتَهَيْنَاالْأَلَمَالْقَدِيْم
فَازَبِلَادِيْ صَابَ إِسْلَامِيْ
إِسْتَيْقِظْنَامِنْ أَرْضِنَاالْخَصْبَةْ
مَعَكَ PMII
أَىْ حَرَكَتِيْ
أُعْطِيْكَ الْعِلْمَ وَالْخِدْمَةَ
جَاهَدْتُ العَدْلَ وَالْمَعْمُرُوْة
كُلُّهُ لَكَ أَيُّهَابِلَادِيْ
كُلُّهُ لَكَ إِعْتِقَادِيْ
هَهُنَاذَانَحْنُ إِنْدُنِيْسِيَا
فِى وَحْدِالْجِيْلِ وَنَفْسِ الرُّوْحِ
أَبْنَاءُالْوَطَانْ كَانُوْأَحْرَارَ
قَبَضْنَاالْأَيَدِيْ ذَهَبْنَاإِلَى الْأَمَامِ

Rabu, 01 April 2020

Kritik Karya Seni Rupa

Kritik Karya Seni Rupa


A. Pengertian Kritik Seni
Kritik seni adalah kegiatan menanggapi karya seni untuk menunjukkan kelebihan dan kekurangan suatu karya seni. Keterangan mengenai kelebihan dan kekurangan ini dipergunakan dalam berbagai aspek, terutama untuk menunjukkan kualitas dari sebuah karya. Kritik karya seni tidak hanya meningkatkan kualitas pemahaman dan apresiasi terhadap sebuah karya seni, tetapi juga dipergunakan sebagai standar untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil berkarya seni. Tanggapan dan penilaian yang disampaikan oleh seorang kritikus ternama sangat mempengaruhi persepsi penikmat terhadap kualitas sebuah karya seni bahkan dapat mempengaruhi penilaian ekonomis (harga jual).

B. Jenis Kritik Seni
Menurut Feldman (1967) terdapat 4 jenis kritik seni, setiap tipe mempunyai ciri (kriteria), media (bahasa), cara (metoda),  pola berpikir, sasaran, dan materi yang tidak sama.
1. Kritik Populer,
adalah jenis kritik seni yang ditujukan untuk konsumsi umum. Tanggapan yang disampaikan melalui kritik jenis ini biasanya bersifat umum saja, lebih kepada pengenalan atau publikasi sebuah karya. Dalam tulisan kritik populer, umumnya menggunakan gaya bahasa dan istilah-istilah sederhana yang mudah dipahami oleh orang awam.
2. Kritik Jurnalis,
adalah jenis kritik seni yang hasil tanggapan atau penilaiannya disampaikan secara terbuka kepada publik melaui media massa khususnya surat kabar. Kritk ini hampir sama dengan kritik populer, tetapi ulasannya lebih dalam dan tajam. Kritik jurnalistik sangat cepat mempengaruhi persepsi masyarakat terhadap kualitas dari sebuah karya seni, tertama karena sifat dari media massa dalam mengkomunikasikan hasil tanggapannya 
3. Kritik Keilmuan,
adalah jenis kritik yang bersifat akademis dengan wawasan pengetahuan, kemampuan dan kepekaan yang tinggi untuk menilai sebuah karya seni. Kritik jenis ini umumnya disampaikan oleh seorang kritikus yang sudah teruji kepakarannya dalam bidang seni, dan disampaikan dengan metodologi kritik secara akademis. Hasil tanggapan melalui kritik keilmuan seringkali dijadikan referansi bagi para kolektor atau kurator institusi seni seperti museum, galeri dan balai lelang.
4. Kritik Kependidikan,
adalah kritik yang bertujuan mengangkat atau meningkatkan kepekaan artistik serta estetika subjek belajar seni. Jenis kritik ini umumnya digunakan di lembaga-lembaga pendidikan seni terutama untuk meningkatkan kualitas karya seni yang dihasilkan peserta didiknya. Kritik ini yang digunakan guru di sekolah umum dalam penyelenggaraan mata pelajaran pendidikan seni.

C. Bentuk Kritik Seni
Berdasarkan titik tolak atau landasan yang digunakan, dikenal beberapa bentuk kritik sebagai berikut :

1. Kritik Formalistik

Kajian kritik ditujukan terhadap konfigurasi aspek-aspek formalnya atau berkaitan dengan unsur-unsur pembentukannya. Pada lukisan, maka sasaran kritik lebih tertuju kepada kualitas penyusunan (komposisi) unsur-unsur visual seperti warna, garis, tekstur, dan sebagainya yang terdapat dalam karya tersebut. Kritik formalistik berkaitan juga dengan kualitas teknik dan bahan yang digunakan dalam berkarya seni.

2. Kritik Ekspresivistik

Dalam kritik ini, kritikus cenderung menilai dan menanggapi kualitas gagasan dan perasaan yang ingin dikomunikasikan oleh seniman melalui sebuah karya seni. Kegiatan kritik ini umumnya menanggapi kesesuaian atau keterkaitan antara judul, tema, isi dan visualisasi objek-objek yang ditampilkan dalam sebuah karya.

3. Kritik Instrumentalistik

Dalam kritik ini, karya seni cenderung dikritisi berdasarkan kemampuananya dalam upaya mencapai tujuan, moral, religius, politik atau psikologi. Pendekatan kritik ini tidak mempersoalkan kualitas formal dari sebuah karya seni  tetapi lebih melihat aspek konteksnya baik saat ini maupun masa lalu.
Lukisan berjudul ”Penangkapan Pangeran Diponegoro” karya Raden Saleh misalnya, dikritisi tidak saja berdasarkan kualitas teknis (formal) nya saja tetapi keterkaitan antara objek, isi, tema dan tujuan serta pesan moral yang ingin disampaikan pelukisnya atau interpretasi pengamatnya terhadap konteks ketika karya tersebut dihadirkan.

D. Tahapan dalam Kritik Seni
Berdasarkan beberapa uraian tentang pendekatan dalam kritik seni, dapat dirumuskan tahapan-tahapan kritik secara umum sebagai berikut:
1. Deskripsi,
adalah tahapan untuk menemukan, mencatat dan mendeskripsikan segala sesuatu yang dilihat apa adanya, dan tidak berusaha melakukan analisis atau mengambil kesimpulan. Agar dapat mendeskripsikan dengan baik, seorang pengkritik harus mengetahui istilah-istilah teknis yang umum digunakan dalam dunia seni rupa. Tanpa pengetahuan tersebut, maka pengkritik akan kesulitan untuk mendeskripsikan fenomena karya yang dilihatnya.
2. Analisis formal,
adalah tahapan untuk menelusuri sebuah karya seni berdasarkan struktur formal atau unsur-unsur pembentuknya. Pada tahap ini seorang kritikus harus memahami unsur-unsur seni rupa dan prinsip-prinsip penataan atau penempatannya dalam sebuah karya seni.
3. Interpretasi,
yaitu tahapan penafsiran makna sebuah karya seni meliputi tema yang digarap, simbol yang dihadirkan dan masalah yang dihadirkan. Penafsiran ini sangat terbuka sifatnya, dipengaruhi sudut pandang dan wawasan pekritiknya. Semakin luas wawasan seorang pekritik biasanya semakin banyak pula penafsiran karya yang dikritisinya.
4. Evaluasi atau penilaian,
merupakan tahapan yang menjadi ciri dari kritik karya seni. Evaluasi atau penilaian adalah tahapan dalam kritik untuk menentukan kualitas suatu karya seni bila dibandingkan dengan karya lain yang sejenis. Perbandingan dilakukan terhadap berbagai aspek yang terkait dengan karya tersebut baik aspek formal maupun aspek konteks.

E. Fungsi Kritik

Fungsi kritik seni yang utama ialah menjembatani persepsi dan apresiasi karya seni rupa, antara seniman, karya, dan penikmat seni. Kritik dengan gaya bahasa lisan maupun tulisan yang berupaya mengupas, menganalisis, diharapkan memudahkan bagi seniman dan penikmat untuk berkomunikasi melalui karya seni.

F. Kritikus Seni
Kritikus adalah orang  yang melakukan kritik terhadap karya seni dan budaya orang lain atau dirinya sendiri.
Kritik yang disampaikan harus dilandasi dengan :
1.      keilmuan dan pengetahuan yang relevan;
2.      pengalaman yang memadai dalam materi kritik;
3.      menguasai media kritik (kebahasaan yang efektif dan komunikatif);
4.       menguasai penerapan metoda kritik yang tepat.


Referensi: 

http://kritikseni2.blogspot.com/2015/09/kritik-karya-seni-rupa-a.html?m=1


Ketika kamu melihat sebuah karya seni rupa, aspek apa sajakah yang kamu lihat? Mengapa kalian meminati sebuah karya seni rupa tetapi kurang meminati karya yang lainnya? Mengapa sebuah karya seni rupa dikatakan "bagus" Sedangkan karya yang lain disebut "jelek"? 

Coba amati gambar berikut ini! 
 Gambar 1
Gambar 2

Gambar 3

 Gambar 4
Tugas untuk kalian adalah:
1. Bahan apa sajakah yang digunakan pada masing-masing karya seni tersebut? 
2. Teknik apa yang digunakan pada masing-masing karya seni rupa tersebut? 
3. Objek apa saja yang terdapat pada masing-masing karya seni rupa tersebut? 
4. Manakah karya yang memiliki fungsi pakai? 
5. Manakah karya seni rupa yang paling menarik menurut kalian? Jelaskan alasan ketertarikan kalian! 

Rabu, 26 Oktober 2016

HARI HARI PENTING YANG PERLU DIINGAT






Print
E-mail

HARI HARI PENTING YANG PERLU DIINGAT 

Januari
1 Januari   : Hari Perdamaian Dunia
1 Januari   : Tahun Baru
3 Januari   : Hari Departemen Agama
5 Januari   : Hari Korps Wanita Angkatan Laut (KOWAL)
5 Januari   : Hari Ulang Tahun Partai Persatuan Pembangunan (PPP)
10 Januari : Hari Ulang Tahun Partai Demokrasi Indonesia (PDI)
15 Januari : Hari Peristiwa Laut dan Samudera
25 Januari : Hari Gizi & Makanan
25 Januari : Hari Kusta Internasional
31 Januari : Hari Lahir Nahdlatul Ulama (NU)

Februari
5 Februari   : Hari Ulang Tahun Himpunan Mahasiswa Islam (HMI)
5 Februari   : Hari Peristiwa Kapal Tujuh
9 Februari   : Hari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI)
9 Februari   : Hari Kavaleri
13 Februari : Hari Persatuan Farmasi Indonesia
14 Februari : Hari Peringatan Pembela Tanah Air (PETA)
19 Februari : Hari KOHANUDNAS
22 Februari : Hari Istiqlal
28 Februari : Hari Gizi Nasional Indonesia

Maret
1 Maret   : Hari Kehakiman Indonesia
1 Maret   : Hari Peristiwa Serangan Umum di Jogyakarta
6 Maret   : Hari KOSTRAD
8 Maret   : Hari Wanita Internasional
9 Maret   : Hari Musik Nasional
10 Maret : Hari Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI)
11 Maret : Hari Surat Perintah 11 Maret (SUPERSEMAR)
14 Maret : Hari Milad Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM)
18 Maret : Hari Arsitektur Indonesia
23 Maret : Hari Meteorologi Sedunia
24 Maret : Hari Peringatan Bandung Lautan Api
27 Maret : Hari Women International Club (WIC)
30 Maret : Hari Film Indonesia

April
1 April   : Hari Bank Dunia
6 April   : Hari Nelayan Indonesia
7 April   : Hari Kesehatan Internasional
9 April   : Hari Penerbangan Nasional
15 April : Hari Zeni
16 April : Hari KOPASSUS (Komando Pasukan Khusus)
18 April : Hari Peringatan Konferensi Asia Afrika
19 April : Hari Pertahanan Sipil (HANSIP)
21 April : Hari Kartini
22 April : Hari Bumi
24 April : Hari Angkutan Nasional
24 April : Hari Solidaritas Asia-Afrika
27 April : Hari Permasyarakatan Indonesia

M e i
1 Mei   : Hari Peringatan Pembebasan Irian Barat
1 Mei   : Hari Buruh Sedunia
2 Mei   : Hari Pendidikan Nasional
3 Mei   : Hari Surya
8 Mei   : Hari Henry Dunant
5 Mei   : Hari Lembaga Sosial Desa (LSD)
11 Mei : Hari POM - TNI
17 Mei : Hari Buku Nasional
19 Mei : Hari Korps Cacat Veteran Indonesia
20 Mei : Hari Kebangkitan Nasional
21 Mei : Hari Peringatan Reformasi

Juni
1 Juni   : Hari Lahir Pancasila
1 Juni   : Hari Anak-anak Sedunia
3 Juni   : Hari Pasar Modal Indonesia
5 Juni   : Hari Lingkungan Hidup Sedunia
17 Juni : Hari Dermaga
22 Juni : Hari Ulang Tahun Kota Jakarta
24 Juni : Hari Bidan Indonesia
26 Juni : Hari Anti Narkoba Sedunia
29 Juni : Hari Keluarga Berencana Nasional

Juli
1 Juli   : Hari Bhayangkara
1 Juli   : Hari Anak-anak Indonesia
5 Juli   : Hari Bank Indonesia
9 Juli   : Hari Satelit Palapa
12 Juli : Hari Koperasi
22 Juli : Hari Kejaksaan
23 Juli : Hari Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI)
29 Juli : Hari Bhakti TNI Angkatan Udara

Agustus
5 Agustus   : Hari Dharma Wanita Indonesia
8 Agustus   : Hari Ulang Tahun ASEAN
10 Agustus : Hari Veteran Nasional
13 Agustus : Hari Peringatan Pangkalan Brandan Lautan Api
14 Agustus  : Hari Pramuka
17 Agustus : Hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia
18 Agustus : Hari Konstitusi Republik Indonesia
19 Agustus : Hari Departemen Luar Negeri Indonesia
21 Agustus : Hari Maritim Nasional
24 Agustus : Hari Televisi Republik Indonesia (TVRI)

September
1 September   : Hari Polisi Wanita (POLWAN)
3 September   : Hari Palang Merah Indonesia (PMI)
8 September   : Hari Aksara
8 September   : Hari Pamong Praja
9 September   : Hari Ulang Tahun Partai Demokrat
9 September   : Hari Olahraga Nasional
11 September : Hari Radio Republik Indonesia (RRI)
17 September : Hari Perhubungan Nasional
24 September : Hari Tani
27 September : Hari Pos Telekomunikasi Telegraf (PTT)
28 September : Hari Kereta Api
29 September : Hari Sarjana Indonesia
30 September : Hari Peringatan Pemberontakan G30S/PKI

Oktober
1 Oktober    : Hari Kesaktian Pancasila
5 Oktober    : Hari Tentara Nasional Indonesia (TNI)
9 Oktober    : Hari Surat Menyurat Internasional
14 Oktober  : Hari Pangan Sedunia
15 Oktober  : Hari Hak Asasi Binatang
16 Oktober  : Hari Parlemen Indonesia
20 Oktober  : Hari Ulang Tahun Golongan Karya
24 Oktober  : Hari Dokter Indonesia
24 Oktober  : Hari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)
27 Oktober  : Hari Penerbangan Nasional
27 Oktober  : Hari Listrik Nasional
28 Oktober  : Hari Sumpah Pemuda
30 Oktober  : Hari Keuangan

November
3 November    : Hari Kerohanian
10 November  : Hari Pahlawan
10 November  : Hari Ganefo
12 November  : Hari Kesehatan Nasional
14 November  : Hari Brigade Mobil (BRIMOB)
21 November  : Hari Pohon
22 November  : Hari Perhubungan Darat
25 November  : Hari Guru

Desember
1 Desember   : Hari AIDS Sedunia
1 Desember   : Hari Artileri
9 Desember   : Hari Armada
9 Desember   : Hari Korupsi
10 Desember : Hari Hak Asasi Manusia
12 Desember : Hari Transmigrasi
15 Desember : Hari Infanteri
19 Desember : Hari Trikora
22 Desember  : Hari Ibu
22 Desember  : Hari Sosial
22 Desember  : Hari Korps Wanita Angkatan Darat (KOWAD)